Kekuatan Mega888 yang Dianggap Buruk

Alasan Kenapa Judi Poker Online Dilarang

Alasan Kenapa Judi Poker Online Dilarang – Perjudian sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Bentuknya mungkin berubah-ubah dan semakin bervariasi namun pada dasarnya perjudian terdiri dari unsur yang sama. Unsur-unsur tersebut adalah adanya permainan bandarqq online, adanya pertaruhan dan ada pemain yang diuntungkan. Dalam proses bertransaksi yang benar keuntungan di satu pihak bukanlah transaksi yang adil.

Pada saat ini, judi sudah mengalami perubahan bentuk lagi dengan jenis permainan lama tetap bertahan namun ada juga jenis permainan baru. Perubahan ini terjadi karena adanya internet yang memudahkan setiap orang mengakses semua hal yang ada di dunia maya. Salah satu hal tersebut adalah perjudian online yang kini marak dimainkan oleh banyak orang dari seluruh belahan dunia.

Di antara sekian banyak permainan online yang ada, poker menjadi salah satu permainan yang banyak diminati. Permainan ini memang masuk ke dalam salah satu cabang olahraga dalam SEA Games dan ASEAN Games, akan tetapi ketika dalam permainan poker melibatkan taruhan uang atau barang maka itu sudah masuk dalam perjudian. Oleh karena itu judi poker online dilarang juga untuk dimainkan.

Adanya pelarangan permainan poker ini bukannya tanpa alasan karena poker salah satu jenis permainan judi yang dilarang dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 1981 mengenai Pelaksanaan Penertiban Perjudian. Bisa dikatakan, baik itu judi poker yang dilakukan secara langsung saling bertatapan dengan pemain lain atau juga poker yang dilakukan secara online sama-sama dilarang. Pelaku dan orang terlibat akan dikenai sanksi.

Lalu, apa sebenarnya permainan online itu? Poker online adalah sejenis permainan kartu yang menggunakan kartu remi sebagai alat bermain. Setiap pemain akan mendapatkan lima kartu dan dari kelima kartu tersebut harus dibuat susunan terbaik yang dikombinasikan dengan dua kartu di atas meja. Setiap pemain akan memasang sejumlah taruhan dengan minimal dan maksimal nominal yang sudah ditentukan.

Judi poker online dilarang karena dianggap memenuhi unsur-unsur perjudian. Unsur-unsur perjudian tersebut adalah ada dua pihak atau lebih yang terlibat dalam permainan. Dalam permainan poker, pemain yang terlibat minimal 2 orang dan maksimal adalah 8 orang. Dari jumlah orang yang terlibat, permainan poker sudah memenuhi salah satu syarat permainan yang termasuk ke dalam perjudian.

Unsur kedua adalah adanya pertaruhan di antara pihak-pihak yang bermain. Dalam poker online, seorang pemain baru bisa ikut dalam permainan jika dia memasang taruhan. Dan tentunya yang dipertaruhkan adalah uang asli dengan nominal tertentu. Unsur ketiga dari permainan ini adalah pemenang bisa mendapatkan semua harta atau uang dari pemain yang kalah, itu artinya ada pemain yang dirugikan tanpa konpensasi.

Hal seperti ini jelas terjadi dalam permainan poker sehingga tidak heran jika judi poker online dilarang. Apalagi semua uang yang terkumpul bisa saja hangus ketika tidak ada pemain yang bisa menang dan dikumpulkan menjadi jackpot bagi para pemain yang beruntung. Permainan yang menggantungkan pada keberuntungan ini juga merupakan salah satu hal yang menyebabkan poker termasuk permainan judi.

Bagi para pelaku yang melakukan perjudian, baik itu pemain, penyelenggara hingga semua pihak yang terlibat akan mendapatkan hukuman. Jika pelaku melakukan permainan poker tradisional, di mana para pemain saling berhadapan, maka hukuman yang akan diberlakukan adalah berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 303 berdasarkan ketentuan UU Penertiban Perjudian.

Hukuman yang akan diberikan kepada pelaku hukum pidana judi, termasuk judi poker, adalah maksimal akan dihukum kurungan selama 10 tahun. Pelaku perjudian juga bisa dikenakan denda maksimal sebanyak 25 juta rupiah. Namun, bagaimana jika permainan tersebut dimainkan di situs judi online? Apakah hukumannya masih sama? Untuk tindakan ini tentu saja berbeda karena ada pasal lain yang dikenakan.

Bagi pelaku judi poker online, selain dikenakan pasal perjudian biasa, pelaku tersebut juga akan dikenakan pasal UU ITE mengenai transaksi melalui elektronik. Dalam hal ini, bukan hanya pemain saja yang bisa terjerat hukuman tapi juga orang yang menyebarkan tentang perjudian hingga yang menyediakan permainan akan dikenai hukuman. Oleh karena itu terlibat dalam judi poker online dilarang.

Dibandingkan dengan hukuman untuk judi poker konvensional, hukuman maksimal kurungan untuk poker online memang lebih sedikit yaitu hanya 6 tahun saja. Akan tetapi secara denda, para pelaku judi dan semua yang terlibat bisa mendapatkan denda yang sangat besar. Denda maksimal bisa mencapai satu milyar rupiah. Bagi para penjudi yang sering bertaruh pada poker dengan modal kecil, denda tersebut tentunya akan sangat berat.

Oleh karena itu, judi poker online dilarang bukan hanya karena ada peraturan yang tercantum dalam undang-undang saja. Ada banyak hal merugikan yang bisa diakibatkan oleh tindakan ini. Supaya tidak terjerat dalam hal ini maka jangan pernahsekali-kali untuk mencoba karena akan menyebabkan ketagihan yang merugikan banyak pihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *