Efek Tak Baik Bandar Togel Terpercaya Menurut Islam

6 Alasan Larangan Judi Online Bagi Umat Islam Sebab Haramnya Hukum Judi Online Menurut Islam

judi slot online – Sebagai umat islam, kita sudah tahu pasti bahwa hukum judi online menurut islam itu haram. Artinya, larangan berjudi itu benar-benar ada khususnya bagi kaum muslim. Lalu, kenapa sih judi itu sangat ditentang dan dilarang dalam islam? Berikut adalah penjabarannya.

Judi itu keji

Sebenarnya, islam itu memperbolehkan umatnya untuk melakukan aktifitas rekreasi apapun seperti sport dan game. Namun, permainan yang mengandung unsur perjudian itu sangatlah dilarang.

Dalam Al-Quran, perjudian disebut sebagai pekerjaan setan yang sangat keji. Dalam artian, judi merupakan perbuatan buruk bahkan keji yang dapat merusak dan juga menghancurkan kehidupan manusia baik itu kehidupan sosial mapunu kehidupan pribadi.

Tidak ada keadilan dalam perjudian

Kita akan memperoleh jawaban memuaskan judi slot online jika kita meneliti lebih lanjut akan perjudian dimana kita akan mengetahui betapa tidak menyenangkannya perjudian itu. Kenapa demikian? Alasannya adalah karena prinsip keadilan telah dilanggar dalam perjudian

Islam memandang bahwa keadilan itu sangatlah penting dan islam begitu menghargai keadilan. Dalam surat Al-Maidah ayat 8 ditegaskan bahwa kaum yang beriman hendaknya berpegang teguh dalam menegakkan kebenaran dan juga adil saat bersaksi. Jika kita membenci suatu kaum, jangan sampai perlakuan yang tidak adil itu kita munculkan. Allah menyuruh kita selalu adil karena akan mendekatkan kita kepada Allah.

Dalam permainan judi online ini, setiap pihak berniat meraup keuntungan berupa properti ataupun uang yang mana bukan hak mereka sebelumnya. Dalam permainan ini, tidak ada pekerjaan yang dilakukan oleh penjudi dalam mencapai keinginannya, bahkan mereka juga tak pantas sekali memperolehnya. Mereka memperoleh hasil karena suatu kebetulan dan keberuntungan saja yang sedang berpihak padanya.

Judi memunculkan sifat serakah dan memupuk rasa malas

Akibat berjudi, seseorang akan merasa lebih serakah dibanding sebelumnya. Bagaimana bisa? Karena seorang penjudi akan selalu bermain demi uang juga hadiah yang sebenarnya tidak pantas dimiliki. Bahkan setelah mendapatkan semua itu, orang tersebut tidak akan berhenti, justru akan gencar bermain untuk mendapatkan yang jauh lebih banyak. Inilah sebabnya hampir semua penjudi tidak mau menghentikan aksi mereka dalam perjudian.

Mungkin mereka berpikir bahwa kemenangan akan selalu memihak mereka dan tidak akan berlalu. Padahal roda itu terus berputar. Namun, judi telah membutakan mereka sehingga waktu yang mereka lalui berjalan dengan sia-sia. Tugas dan aktifitas berharga bahkan juga harus dikorbankan.

Akibat judi, mereka jadi sering meremehkan pekerjaan, tidak serius, dan bahkan mengabaikan kerja yang justru banyak sekali manfaatnya. Secara bertahap, mereka akan benar-benar tidak ada rasa hormat atas segala sesuatu yang sudah dikerjakan dan diupayakan dengan sungguh-sungguh.

Perjudian menjauhkan kita dari Tuhan

Saat seseorang sudah terlanjur mencintai dunia perjudian, dia akan mulai melupakan sang pencipta dan bahkan sangat jauh dariNya. PerintahNya dengan gampangnya diabaikan tanpa ada rasa bersalah. Dia bahkan hampir tidak pernah bersimpuh meski sekedar memanjatkan doa. Dia benar-benar menjauhi sang Khaliq. Keserakahan akibat judi itu telah menghilangkan kesadarannya. Yang dia ingat hanyalah kemenangan dan uang.

Jika fitrah yang ada pada dirinya tidak terjaga dengan baik, maka baginya, agama itu sudah tidak berarti dalam kehidupan sehari-hari. Ya, judi adalah dosa besar yang mana dalam Al-Quran bersanding dengan perbuatan haram seperti khamr. Perbuatan haram ini akan memporak-porandakan keadaan dan kondisi emosional seseorang sehingga tidak seimbang dan bahkan juga intelektual seseorang pun dapat dirusaknya.

Judi menimbulkan rasa iri hati dan benci

Dalam islam, kita diajarkan bahwasannya hak atas suatu properti itu harus dibangun dengan aturan atau norma masyarakat dan norma tersebut pun disetujui juga diakui agama. Tapi, judi telah melanggar peraturan atau norma ini. Sehingga, judi menimbulkan perasaan iri dan juga rasa benci kepada orang lain.

Judi bersifat adiktif

Ada sisi adiktif yang dimiliki dalam permainan judi. Ini yang mengakibatkan penjudi akan sangat sulit bertaubat dari perjudian. Tentunya, ini sangatlah membahayakan individu tersebut dan bahkan masyarakat sekitar.

Mereka yang sudah mengalami candu judi telah dianggap sebagai parasit dalam kehidupan sosial. Hal ini karena mereka sangat acuh dengan apa yang seharusnya menjadi tugasnya dan lebih tertarik dengan kegiatan haram tersebut.

Semua hal di atas adalah yang mendasari mengapa unat islam dilarang berjudi baik online ataupun secara langsung. Bahkan, haramnya hukum judi online menurut islam ada dalam Al-Quran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *